PAPUAVERSE.COM, SORONG – Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han., mengajak masyarakat memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijak sebagai sarana mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan AI Ignition Road to Sorong di Gedung Drs. Ec. Lambert Jitmau, Kota Sorong, Sabtu (25/7/2026).

Menurut Kapolda, perkembangan AI menghadirkan peluang besar di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pelayanan publik hingga dunia usaha.
Namun di sisi lain, teknologi tersebut juga memiliki potensi disalahgunakan apabila tidak dibarengi literasi digital dan tanggung jawab.
“AI ibarat pisau. Bisa digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, tetapi juga dapat disalahgunakan apabila tidak digunakan secara bijak. Karena itu, pemahaman dan literasi digital menjadi sangat penting,” ujar Audie.
Ia menegaskan, kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Tanpa keamanan yang kondusif, berbagai program pembangunan, termasuk transformasi digital, tidak akan berjalan maksimal.

“Sebesar apa pun anggaran pembangunan, apabila kondisi daerah tidak aman, maka pembangunan tidak akan berjalan optimal. Polri hadir untuk memastikan keamanan tetap terjaga sehingga seluruh program pembangunan dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Kegiatan AI Ignition Road to Sorong diikuti unsur pemerintah, akademisi, komunitas, pelajar, hingga masyarakat umum.
Agenda tersebut menghadirkan Leader’s Roundtable Talkshow dan AI Training sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

Hadir pula Anggota Komite I DPD RI Paul Finsen Mayor, S.I.P., CM.NNLP., serta Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP Otsus Papua) Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP., CM.NNLP.
Kapolda menilai penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa Papua Barat Daya tidak ingin tertinggal dalam perkembangan teknologi global. Semangat #SaPapuaSaJugaBisa, menurutnya, harus menjadi dorongan bagi generasi muda untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing.

Selain itu, Audie menegaskan komitmen Polda Papua Barat Daya untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Menjadi pendengar yang baik merupakan bagian dari pelayanan Polri. Kami akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar keamanan tetap terjaga dan pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, akademisi, komunitas, dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan generasi Papua Barat Daya yang cakap memanfaatkan AI secara etis, aman, dan bertanggung jawab.
