Papuaverse.id, SORONG – Semangat membangun sepak bola usia dini kembali menggema di Papua Barat Daya. Melalui Festival Piala Presiden 2026 kategori U-10 dan U-12, ratusan pesepakbola muda dari berbagai daerah bersiap menunjukkan kemampuan terbaik mereka demi meraih prestasi sekaligus membuka jalan menuju panggung nasional.
Turnamen yang menjadi bagian dari program pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk menempa karakter, mental bertanding, serta menanamkan nilai sportivitas sejak dini.
Ketua Panitia Festival Piala Presiden 2026 Tingkat Provinsi Papua Barat Daya, Amatus Turot, S.Hut., M.Si, menegaskan bahwa kompetisi tersebut merupakan momentum penting dalam melahirkan generasi baru pesepakbola berbakat dari Papua Barat Daya.
Menurut Amatus, daerah ini memiliki potensi besar di bidang sepak bola yang perlu dibina secara berkelanjutan agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Festival Piala Presiden ini menjadi wadah bagi anak-anak Papua Barat Daya untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka. Kita ingin memberikan ruang yang positif bagi generasi muda agar dapat berkembang melalui olahraga, khususnya sepak bola,” ujar Amatus kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).
Ia menjelaskan, peserta yang turun bertanding merupakan pemain-pemain muda terbaik yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Papua Barat Daya. Selain mengejar gelar juara, mereka juga akan memperoleh pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal untuk masa depan.
Bagi Amatus, keberhasilan sebuah turnamen tidak hanya diukur dari siapa yang keluar sebagai pemenang, tetapi juga dari proses pembelajaran yang diperoleh para pemain selama kompetisi berlangsung.

“Yang paling penting bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding yang baik, belajar menghargai lawan, menjunjung sportivitas, dan terus mengembangkan kemampuan mereka,” katanya.
Festival Piala Presiden 2026 juga menghadirkan tantangan sekaligus peluang besar bagi para peserta. Tim yang berhasil menjadi juara akan mendapatkan tiket untuk mewakili Papua Barat Daya pada Festival Piala Presiden tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 11 Juli 2026.
Kesempatan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para pemain muda yang bermimpi menembus level kompetisi yang lebih tinggi. Mereka akan berhadapan dengan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia dan membawa nama Papua Barat Daya di pentas nasional.
“Juara dari Papua Barat Daya nantinya akan berangkat ke tingkat nasional. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri karena mereka akan membawa nama daerah dan menunjukkan bahwa Papua Barat Daya memiliki banyak talenta muda yang berkualitas,” ujarnya.
Sebagai daerah yang dikenal melahirkan banyak pemain berbakat, Papua Barat Daya dinilai memiliki modal besar untuk terus mencetak pesepakbola berprestasi. Karena itu, pembinaan sejak usia dini menjadi langkah penting untuk menjaga regenerasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki anak-anak daerah.
Melalui festival ini, diharapkan lahir generasi baru pesepakbola Papua Barat Daya yang mampu mengikuti jejak para senior mereka, bahkan menembus level yang lebih tinggi hingga memperkuat Timnas Indonesia.
Tak hanya menjadi arena persaingan, Festival Piala Presiden 2026 juga diharapkan menjadi ajang mempererat hubungan antar sekolah sepak bola, klub, pelatih, orang tua, serta seluruh insan sepak bola di Papua Barat Daya.
Menurut Amatus, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar pembinaan sepak bola usia dini dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.
“Kami mengundang seluruh masyarakat Papua Barat Daya untuk bersama-sama menyukseskan Festival Piala Presiden 2026. Dukungan masyarakat sangat berarti bagi anak-anak yang sedang berjuang mengejar cita-cita mereka di dunia sepak bola,” tuturnya.
Di balik riuh sorak di lapangan hijau, tersimpan mimpi besar anak-anak Papua Barat Daya yang ingin menjadi pesepakbola profesional. Festival Piala Presiden 2026 menjadi langkah awal mereka untuk mengejar cita-cita, mengharumkan nama daerah, hingga suatu hari mengenakan seragam Merah Putih di panggung internasional. (*)






