PAPUAVERSE.COM, JEMBER – Di tengah kerasnya persaingan putaran nasional Liga 4 Indonesia, semangat juang Persemay Maybrat tak pernah surut. Tim kebanggaan masyarakat Maybrat itu kini bersiap menghadapi laga krusial melawan Golden FC Merauke dengan satu tekad yang sama: menang dan melangkah ke babak berikutnya.
Bagi Persemay, pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Lebih dari itu, laga tersebut menjadi momentum untuk membuktikan bahwa putra-putra Maybrat mampu bersaing di panggung sepak bola nasional dan membawa kebanggaan bagi Tanah Papua.
Manajer Persemay Maybrat, Steven Murafer, menegaskan seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur dan memiliki motivasi besar untuk memberikan hasil terbaik bagi masyarakat yang selama ini setia mendukung perjuangan tim.
“Kami sangat optimis menghadapi pertandingan melawan Golden FC Merauke. Anak-anak memiliki semangat yang tinggi dan siap memberikan yang terbaik di lapangan. Kami datang bukan hanya untuk berpartisipasi, tetapi untuk berjuang meraih hasil maksimal dan menjaga peluang lolos ke babak berikutnya,” ujar Steven Murafer, Jumat (5/6/2026).
Menurut Steven, perjalanan Persemay hingga menembus putaran nasional merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim. Mulai dari pemain, pelatih, manajemen, hingga dukungan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Maybrat yang terus memberikan semangat kepada skuad Laskar Tombak Maybrat.
Meski optimistis, Steven mengakui Golden FC Merauke merupakan lawan yang patut diwaspadai. Tim asal Papua Selatan itu dinilai memiliki kualitas permainan yang baik dan pengalaman yang cukup di kompetisi.
Karena itu, ia meminta para pemain tetap fokus dan disiplin menjalankan instruksi pelatih sepanjang pertandingan.
“Kami menghormati Golden FC Merauke sebagai lawan. Tetapi kami juga percaya dengan kemampuan tim sendiri. Jika pemain tetap fokus dan bermain sesuai strategi, kami yakin bisa mendapatkan hasil yang kami harapkan,” katanya.
Bagi Persemay, perjuangan di Liga 4 Nasional bukan hanya tentang sepak bola. Di balik setiap pertandingan, tersimpan harapan besar masyarakat Maybrat yang ingin melihat daerahnya dikenal melalui prestasi olahraga.
Steven mengatakan para pemain memahami betul tanggung jawab yang mereka emban. Mereka bukan hanya membawa nama klub, tetapi juga membawa identitas dan harga diri masyarakat Maybrat di tingkat nasional.
“Kami membawa nama besar Kabupaten Maybrat. Setiap pemain tahu bahwa mereka bermain untuk masyarakat yang terus mendukung dan mendoakan tim ini. Itu menjadi kekuatan tambahan bagi kami untuk terus berjuang,” ujarnya.
Dukungan masyarakat, menurut Steven, menjadi energi yang tidak ternilai bagi tim. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Maybrat, baik yang berada di kampung halaman maupun di berbagai daerah di Indonesia, untuk terus memberikan doa dan dukungan.
“Dukungan masyarakat sangat berarti bagi kami. Kami merasakan doa dan semangat yang terus mengalir dari Maybrat. Kami mohon doa agar seluruh pemain diberikan kesehatan, kekuatan, dan hasil terbaik dalam pertandingan nanti,” tuturnya.
Persemay Maybrat kini berada di persimpangan penting. Dengan persiapan yang matang, mental bertanding yang kuat, dan dukungan penuh masyarakat, tim ini percaya masih ada jalan untuk terus melangkah lebih jauh di Liga 4 Nasional.
“Target kami jelas, yaitu meraih kemenangan dan lolos ke babak berikutnya. Kami percaya kerja keras tidak akan mengkhianati hasil. Mohon doa dari seluruh masyarakat Maybrat dan Tanah Papua,” tutup Steven Murafer.
Bagi masyarakat Maybrat, laga melawan Golden FC Merauke bukan sekadar pertandingan sepak bola. Ini adalah perjuangan membawa mimpi, harapan, dan kebanggaan Tanah Papua ke panggung nasional.





