Ketua LAKI Papua Barat Daya Nilai Sorong Makin Maju, Banjir Berkurang hingga Terminal Remu Ditata Ulang

Papuaverse.id, SORONG – Ketua DPD Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Provinsi Papua Barat Daya, Yulianus Thebu, memberikan apresiasi terhadap berbagai perubahan yang terjadi di Kota Sorong dalam kurun waktu dua tahun terakhir di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong.

Menurutnya, sejumlah persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat perlahan mulai teratasi, terutama masalah banjir dan pengelolaan sampah yang menjadi perhatian utama warga Kota Sorong.

Yulianus mengatakan, masyarakat kini mulai merasakan dampak nyata dari program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Sorong.

“Kalau kita melihat perkembangan Kota Sorong kurang lebih dua tahun terakhir ini, banyak perubahan yang sudah dilakukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong,” ujar Yulianus, Jumat (12/6/2026).

Ia mencontohkan persoalan banjir yang selama bertahun-tahun menjadi masalah klasik di sejumlah kawasan Kota Sorong.

Dulu, kata dia, beberapa titik di Kota Sorong hampir selalu tergenang ketika hujan turun selama satu hingga dua jam.

Namun kondisi tersebut kini mulai berubah setelah pemerintah melakukan penataan drainase dan pengendalian banjir di sejumlah wilayah.

“Sekarang kita lihat, meskipun hujan turun cukup lama, dua sampai empat jam, daerah-daerah yang dulu sering banjir sudah mulai pulih. Drainase juga mulai ditata dengan baik sehingga banjir mulai bisa dikendalikan,” katanya.

Selain banjir, Yulianus juga menyoroti peningkatan pengelolaan kebersihan kota yang dinilainya semakin baik.

Menurutnya, Kota Sorong saat ini menjadi salah satu daerah yang cukup berhasil dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Meski demikian, ia berharap pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar sistem pengelolaan sampah dapat berjalan lebih maksimal.

“Persoalan sampah juga sudah jauh lebih baik. Tinggal ke depan bagaimana pengelolaan TPA terus diperhatikan supaya hasilnya lebih maksimal,” ujarnya.

Tak hanya itu, Yulianus menilai pembangunan infrastruktur yang berlangsung di berbagai sudut Kota Sorong menjadi bukti adanya komitmen pemerintah daerah dalam membangun kota.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari penggunaan anggaran yang tepat sasaran dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kalau ada komitmen membangun daerah dan tidak menyalahgunakan anggaran, maka tujuan pembangunan itu akan tercapai. Saya melihat pembangunan terjadi di banyak tempat dan itu menunjukkan adanya keseriusan pemerintah,” ungkapnya.

Yulianus juga menanggapi polemik yang sempat muncul terkait pembangunan kawasan Terminal Remu.

Menurut dia, revitalisasi terminal tersebut justru merupakan langkah positif untuk mengubah wajah kawasan yang selama ini terkesan kumuh, terutama pada malam hari.

Ia menilai fasilitas yang dibangun nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk generasi muda Papua.

“Kalau kita lihat sekarang, kawasan terminal sedang ditata. Bahkan ada fasilitas seperti lapangan basket yang nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat. Ini bisa menjadi tempat pembinaan atlet-atlet muda Papua ke depan,” katanya.

Sebagai lembaga pengawas, LAKI Papua Barat Daya, lanjut Yulianus, akan terus mengawal jalannya pembangunan sekaligus memberikan dukungan terhadap program-program yang berpihak kepada masyarakat.

Ia menilai hingga saat ini pemerintah Kota Sorong menunjukkan komitmen yang baik dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.

Meski memberikan apresiasi, Yulianus juga menyampaikan harapan agar pemerintah lebih fokus membuka lapangan kerja bagi Orang Asli Papua (OAP).

Menurutnya, keberadaan pusat perbelanjaan, hotel, dan berbagai sektor usaha lainnya harus mampu memberikan ruang yang lebih besar bagi tenaga kerja lokal.

“Ini yang perlu menjadi perhatian ke depan. Anak-anak Papua harus diberikan kesempatan bekerja di mal, hotel, dan berbagai sektor lainnya sehingga mereka bisa menjadi tuan di negerinya sendiri,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Yulianus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan yang sedang berjalan demi mewujudkan Kota Sorong yang lebih maju dan modern.

“Kota Sorong adalah pintu gerbang Papua. Karena itu mari kita mendukung pemerintah agar pembangunan terus berjalan dan manfaatnya bisa dirasakan seluruh masyarakat, terutama anak-anak Papua,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *