Papuaverse.id, SORONG – Kesibukan melayani pasien tidak membuat para perawat di Kabupaten Sorong melupakan pembinaan rohani. Melalui Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sorong, mereka rutin mengikuti pengajian bagi perawat Muslim dan ibadah bagi perawat Nasrani sebagai bekal dalam memberikan pelayanan kesehatan.
Kegiatan kerohanian yang digelar di Puskesmas Mayamuk, Sabtu (27/6/2026), mengangkat tema “Merawat dengan Hati dan Iman, dalam Pelayanan Kesehatan.”
Ketua DPD PPNI Kabupaten Sorong, Biner Salasa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara bergiliran di setiap Dewan Pengurus Komisariat (DPK).
“Pengajian dan ibadah ini bukan hanya menjadi sarana menambah ilmu agama, tetapi juga untuk memperkuat iman serta mempererat tali silaturahmi antarperawat di Kabupaten Sorong,” kata Biner.
Ia menjelaskan, seluruh perawat dari berbagai DPK ikut terlibat dalam kegiatan tersebut, sementara pelaksanaannya dipusatkan di satu DPK yang menjadi tuan rumah. Untuk bulan ini, kegiatan berlangsung di DPK Mayamuk dengan lokasi terpisah bagi peserta Muslim dan Nasrani.
Menurut Biner, seorang perawat tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dalam memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga harus memiliki landasan iman dan moral yang kuat.
“Kita bukan hanya melayani pasien atau menjalankan tugas sebagai tenaga kesehatan. Kita juga mempunyai tanggung jawab moral untuk selalu mengedepankan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Semua kesehatan, kesuksesan, dan kesempatan bekerja yang kita miliki merupakan anugerah Tuhan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan ustaz dan pendeta untuk memberikan pembinaan rohani kepada para peserta sesuai keyakinan masing-masing.
Biner berharap kegiatan kerohanian yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini mampu memberikan dampak positif terhadap pelayanan dan asuhan keperawatan di Kabupaten Sorong.
“Harapan kami, seluruh perawat dapat terus memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan hati yang tulus, penuh kasih, dan dilandasi nilai-nilai keimanan,” tutupnya.









