TEROPONGNEWS.COM, TAMBRAUW – Pembukaan Open Turnamen Futsal Debu Jalanan Cup I di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, Senin (18/5/2026), berlangsung meriah meski diguyur hujan deras.
Turnamen yang diprakarsai Komunitas Debu Jalanan itu resmi dibuka Wakapolda Papua Barat Daya Semmy Ronny Thabaa bersama Wakil Bupati Tambrauw Paulus Ajambuani melalui tendangan bola pertama ke arah gawang.
Hujan yang mengguyur lapangan sejak awal acara tidak menyurutkan semangat para peserta maupun masyarakat yang hadir.
Puluhan tim dari berbagai distrik tetap mengikuti seremoni pembukaan dengan antusias. Warga pun memadati area sekitar lapangan sambil memberi dukungan kepada tim favorit mereka.
Namun, ada satu hal yang paling menyita perhatian masyarakat dalam turnamen tersebut, yakni keikutsertaan dua tim futsal dari Distrik Bamusbama.
Kehadiran dua tim itu dianggap membawa pesan perdamaian dan persatuan bagi masyarakat Tambrauw.
Pasalnya, Distrik Bamusbama sebelumnya dikenal sebagai salah satu wilayah yang pernah mengalami konflik sosial.

Kini, anak-anak muda dari distrik tersebut hadir dalam turnamen dengan semangat sportivitas dan persaudaraan.

Pendiri Komunitas Debu Jalanan, Tamsil Sangadji, mengatakan turnamen tersebut digelar untuk memberikan ruang positif bagi generasi muda di Kabupaten Tambrauw.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang pertandingan futsal, tetapi bagaimana kita menciptakan ruang kebersamaan bagi generasi muda di Tambrauw,” ujar Tamsil.
Ia mengaku bangga melihat antusias peserta, termasuk dua tim dari Distrik Bamusbama yang ikut ambil bagian dalam turnamen.
“Ini sangat luar biasa. Dulu daerah itu dikenal karena konflik, tetapi hari ini mereka hadir membawa semangat olahraga dan persaudaraan,” katanya.
Menurut Tamsil, olahraga dapat menjadi jembatan perdamaian sekaligus alat pemersatu masyarakat.
“Olahraga bisa menyatukan semua orang tanpa memandang latar belakang,” tambahnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, Debu Jalanan Cup juga disebut sebagai wadah mencari bibit atlet futsal berbakat asal Kabupaten Tambrauw.
Sementara itu, Wakil Bupati Tambrauw Paulus Ajambuani mengapresiasi panitia dan Komunitas Debu Jalanan yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tambrauw kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia. Kegiatan ini sangat baik untuk anak-anak muda kita,” ujarnya.
Paulus menilai Tambrauw memiliki banyak potensi atlet muda, namun masih minim kompetisi dan pembinaan berkelanjutan.
Ia juga mengaku bangga melihat kehadiran dua tim dari Distrik Bamusbama dalam turnamen tersebut.
“Ini hal yang sangat positif. Kita ingin semua masyarakat bersatu dan olahraga menjadi salah satu jalan mempererat persaudaraan,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Wakapolda Papua Barat Daya Semmy Ronny Thabaa menilai olahraga memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan membangun karakter generasi muda.
“Kegiatan olahraga seperti ini sangat baik karena mampu menyatukan anak-anak muda dalam hal-hal positif,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang tetap semangat mengikuti pembukaan meski hujan deras mengguyur lapangan.
“Menang kalah itu biasa dalam pertandingan, tetapi persaudaraan harus tetap dijaga,” tegasnya.





